SURYA.co.id |SURABAYA – “Mobile Learning (MoLearn)”, aplikasi berbasis website dan mobile apps (android) akan mulai digunakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi dan Geografi di Surabaya tahun ini.

Aplikasi ini memberikan akses guru untuk mempublikasikan materi yang tersinkron dengan kompetensi yang ditentukan MGMP.

Selain itu, mulai dari tugas, penilaian hingga ujian bisa dilakukan melalui aplikasi ini.

Penggunaan sistem ini dianggap memudahkan guru dalam sistem administrasi dan evaluasi pembelajaran.

Sebab, materi, tugas hingga evaluasi dan nilai sudah diatur sistem.

Guru bersama MGMP hanya tinggal megupdate konten di dalam website sehingga tidak materi siswa tidak tertinggal.

Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Jatim, Eka Ananda mengungkapkan system pengajaran menggunakan aplikasi ini baru akan dimulai di Surabaya. Khususnya untuk MGMP Biologi dan Geografi.

Sebab, selama 1,5 tahun MGMP pelajaran tersebut sudah berkonsultasi dengan dosen-dosen Stikom Surabaya yang merancang MoLearn.

“Kami mulai 2 MGMP dulu, selama 1 semester. Kemudian akan kami evaluasi dan kami kembangkan lagi isi kontennya. Karena sebagus apapun sistem dan aplikasinya tetap akan kalah jika kontennya tidak dipelihara,” jelasnya usai peluncuran MoLearn di kampus STikom Surabaya, Sabtu (22/7/2017).

Esensi penerapan pembelajaran memakai teknologi seperti ini untuk mempermudah dan mempercepat capaian mutu guru dan siswa.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Guru Biologi dan Geografi di Surabaya Mulai Pakai Mobile Learning, Seperti Ini Penerapannya, http://surabaya.tribunnews.com/2017/07/22/guru-biologi-dan-geografi-di-surabaya-mulai-pakai-mobile-learning-seperti-ini-penerapannya.
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *